Workflow

Growth marketplace perlu cadence, bukan hanya report akhir bulan.

Workflow Kanal dibuat agar data, insight, meeting, dan eksekusi berjalan dalam ritme yang sama: diagnosis, prioritas, action, review, dan pembelajaran.

Alur utama

Dari audit awal sampai Monthly Business Review.

Discovery dan goal alignment

Kita petakan brand, channel, produk, margin, target, bottleneck, kapasitas tim, dan ekspektasi owner.

Marketplace audit

Audit performa toko, SKU, funnel, traffic, conversion, ads, promo, live, affiliate, rating, dan settlement.

Data setup

Menentukan template data, periode report, mapping client, domain marketplace, dan struktur dashboard.

Dashboard baseline

KPI utama dibuka ke client: income, target, order, traffic, ads cost, ROAS, funnel, campaign, dan hero product.

Growth strategy sprint

Menentukan SKU hero, offer, promo, ads, content, live, affiliate, dan prioritas channel mingguan.

Execution tracker

Action item diberi PIC, deadline, status, dan evidence supaya meeting berikutnya bisa objektif.

Weekly atau biweekly review

Review progres, kendala, angka terbaru, dan perubahan prioritas berdasarkan data.

Monthly Business Review

Ringkasan owner: performa, pembelajaran, risiko, dan rencana bulan berikutnya.

Operating rhythm

Setiap plan punya ritme kerja yang berbeda.

Plan Ritme review Fokus kerja Output utama
Starter Self-serve dengan support ringan. Membiasakan baca dashboard dan KPI dasar. Dashboard basic, akses portal, dan report ringkas.
Growth Monthly review. Menentukan prioritas bulanan dan action tracker. Monthly report, insight, dan action item.
Pro Biweekly review. Ads, campaign, funnel, dan SKU hero. Biweekly review, weekly summary, dan action progress.
Enterprise Weekly review. Strategic advisory, custom dashboard, dan automation. Weekly report, MBR, automation, dan executive tracker.

Handoff yang rapi

Setiap meeting harus jelas apa yang diputuskan, siapa mengerjakan, dan kapan dicek lagi.

Before

Data snapshot

Angka terbaru, perubahan MoM/MTD, dan channel yang perlu perhatian.

During

Decision log

Catatan keputusan, asumsi, risiko, dan alasan prioritas.

After

Action tracker

Task, PIC, deadline, expected impact, dan status.

Next

Review loop

Data yang akan dicek pada meeting berikutnya agar tidak mulai dari nol.

Workflow siap dipakai

Kita mulai dari discovery, lalu tentukan cadence yang paling masuk akal.